Kunjungan SD Hj.Isriati Semarang

Kunjungan SD Hj.Isriati Semarang

Para siswa-siswi kelas lima SD Hj. Isriati Baiturahman I Semarang melakukan kunjungan ke...

  • Kunjungan SD Hj.Isriati Semarang

    Kunjungan SD Hj.Isriati Semarang

    Monday, 31 October 2016 07:52

PROSES PENGOLAHAN AIR

1.        Pengolahan Lengkap 

a.             Intake

Tempat pengambilan air baku dilengkapi dengan ‘Bar screen’ / penyaring yang bertujuan untuk menyaring benda-benda terapung (sampah) agar tidak sampai masuk ruang intake karena bisa mengganggu kinerja pompa.

b.             Koagulasi & Flokulasi

Proses Koagulasi adalah proses pemberian koagulan CMA dengan maksud mengurangi gaya tolak menolak antar partikel koloid sehingga partikel koloid tersebut bisa bergabung menjadi flok-flok kecil.

c.              Flokulasi

Flokulasi yaitu proses pemberian flokulan dengan maksud menggabungkan flok-flok kecil yang telah terbentuk pada proses sebelumnya (koagulasi) sehingga menjadi besar dan mudah untuk diendapkan. Dalam proses flokulasi mengalami pengadukan lambat memberikan kesempatan flok-flok kecil menjadi semakin besar dan mencegah pecahnya kembali flok-flok yang sudah terbentuk.

d.             Sedimentasi

Di dalam proses sedimentasi partikel-partikel / flok-    flok yang terbentuk dari flokulasi akan mengendap pada bak sedimentasi. Pada bak sedimentasi dilengkapi ‘tube settler’ yang bertujuan untuk mempercepat proses pengendapan.

e.              Filtrasi

Proses filtrasi bertujuan untuk melakukan penyaringan flok-flok halus yang belum dapat terendapkan pada bak sedimentasi. Proses filtrasi dilakukan dengan cara melewatkan air melalui media porous yaitu; pasir silica/ kwarsa.

f.              Chlorinasi

Adalah pembubuhan zat disinfektan (contoh ; gas Chlor, Sodium Hypochlorit) yang bertujuan untuk    membunuh bakteri yang mungkin ada, baik di   reservoir, jaringan pipa distribusi hingga sampai ke pelanggan.

 

2.        Pengolahan Tidak Lengkap 

Pengolahan tidak lengkap diberlakukan pada air baku yang hanya mempunyai beberapa parameter saja yang harus diturunkan kadarnya, contoh air baku yang berasal dari mata air dan air tanah dalam.  Misal air baku tersebut mempunyai kadar zat besi (Fe) yang melebihi ambang batas, maka pengolahan yang perlu dilakukan adalah :

- Aerasi      : adalah suatu proses pengolahan yang bertujuan untuk mengurangi kadar zat besi yang melampaui batas  ambang yang telah ditetapkan DepKes – RI.

- Chlorinasi : adalah pembubuhan zat disinfeltan (misal gas chlor, sodium Hypochlorit) yang bertujuan untuk membubuh bakteri yang mungkin ada, baik di reservoir , jaringan pipa distribusi hingga sampai ke pelanggan.

 

PDAM Tirta Moedal Kota Semarang

Kantor Pusat :
Jl. Kelud Raya No. 60 Semarang 50237, Indonesia
Telp. : +62 24 8315514 (Fax) +62 24 8314078
e-mail : pdam@pdamkotasmg.co.id

Copyright @ PDAM Tirta Moedal Kota Semarang 2014